LKPD_11(XAMPP)
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD_11)
Kelas : XI TJKT 3
Nama : Rafan fauzi
Mata Pelajaran: Pemrograman Web / Sistem Informasi / Basis Data
Topik: Instalasi dan Konfigurasi XAMPP di Windows
Alokasi Waktu: 2 Pertemuan
A. TUJUAN PEMBELAJARAN:
Setelah menyelesaikan LKPD ini, peserta didik diharapkan mampu:
Menjelaskan fungsi komponen utama XAMPP (Apache, MySQL, PHP, Perl).
Mengunduh dan melakukan instalasi XAMPP di sistem operasi Windows.
Memulai dan menghentikan layanan Apache dan MySQL dari XAMPP Control Panel.
Mengakses Dashboard XAMPP dan phpMyAdmin.
Menguji fungsi web server dengan menempatkan file PHP sederhana.
Memahami direktori penting dalam instalasi XAMPP.
B. TEORI SINGKAT:
XAMPP adalah bundle perangkat lunak open-source yang sangat populer untuk membuat lingkungan web server lokal di komputer Anda. Nama XAMPP adalah singkatan dari:
X (Cross-platform): Berarti dapat berjalan di berbagai sistem operasi (Windows, Linux, macOS).
Apache: Web server yang berfungsi untuk menyajikan halaman web.
MySQL: Sistem manajemen database relasional.
PHP: Bahasa pemrograman server-side yang banyak digunakan untuk pengembangan web dinamis.
Perl: Bahasa skrip general-purpose lainnya.
Dengan XAMPP, Anda tidak perlu menginstal dan mengkonfigurasi masing-masing komponen secara terpisah, sehingga sangat memudahkan pengembang web untuk membuat dan menguji aplikasi web mereka secara lokal sebelum diunggah ke hosting publik.
C. ALAT DAN BAHAN:
Komputer/Laptop dengan sistem operasi Windows (minimal Windows 7, direkomendasikan Windows 10/11).
Koneksi internet untuk mengunduh installer XAMPP.
Web Browser (Google Chrome, Mozilla Firefox, Microsoft Edge, dll.).
Text Editor (Notepad++, VS Code, Sublime Text, dll.) untuk membuat file PHP.
Lembar kerja dan alat tulis.
D. KESELAMATAN KERJA:
Pastikan sumber daya listrik stabil.
Ikuti instruksi dengan cermat.
Berikan izin administrator jika diminta oleh installer XAMPP.
Pastikan tidak ada aplikasi lain yang menggunakan port 80 (untuk Apache) atau port 3306 (untuk MySQL), seperti Skype, IIS, atau web server lain, karena dapat menyebabkan konflik.
Laporkan kepada guru/instruktur jika ada kendala.
E. LANGKAH KERJA:
BAGIAN 1: MENGUNDUH DAN MENGINSTAL XAMPP
Unduh XAMPP Installer:
Buka web browser Anda.
Kunjungi situs resmi Apache Friends: https://www.apachefriends.org/download.html
Unduh versi XAMPP terbaru yang direkomendasikan atau sesuai kebutuhan Anda (misal: versi dengan PHP 8.x.x). Pilih installer untuk Windows.
Catat lokasi file yang diunduh:
Mulai Instalasi XAMPP:
Temukan file installer XAMPP yang sudah diunduh (biasanya di folder Downloads).
Klik kanan file installer tersebut, lalu pilih "Run as administrator".
Jika muncul peringatan UAC (User Account Control), klik Yes.
Anda mungkin melihat peringatan dari antivirus tentang UAC. Klik OK untuk melanjutkan.
Welcome to the XAMPP Setup Wizard: Klik Next.
Pada tahap "Select Components", biarkan semua komponen terpilih secara default (kecuali Anda punya alasan khusus untuk menghilangkannya). Ini akan menginstal Apache, MySQL, PHP, phpMyAdmin, dll.
Klik Next.
Pada tahap "Installation folder", biarkan lokasi default: C:\xampp\ (direkomendasikan). Jangan instal di Program Files karena bisa menyebabkan masalah hak akses.
Klik Next.
Pilih bahasa instalasi (English atau German). Klik Next.
Pada tahap akhir, uncheck Learn more about Bitnami for XAMPP jika tidak diperlukan.
Klik Next, lalu klik Install.
Tunggu hingga proses instalasi selesai. Ini mungkin memakan waktu beberapa menit.
Setelah selesai, centang Do you want to start the Control Panel now?.
Klik Finish.
BAGIAN 2: MENGOPERASIKAN XAMPP CONTROL PANEL
Mulai XAMPP Control Panel:
XAMPP Control Panel akan terbuka secara otomatis jika Anda mencentang Do you want to start the Control Panel now? di akhir instalasi.
Jika tidak terbuka, Anda bisa membukanya secara manual dari C:\xampp\xampp-control.exe atau cari "XAMPP Control Panel" di Start Menu.
Di XAMPP Control Panel, pada baris Apache, klik tombol Start.
Amati kolom Status. Jika berhasil, status Apache akan berubah menjadi Running dan teksnya berwarna hijau. Port yang digunakan (biasanya 80 dan 443) akan ditampilkan.
Jika gagal (Status merah), periksa pesan error. Kemungkinan ada aplikasi lain yang menggunakan port 80. Anda bisa mengubah port Apache nanti (opsional).
Pada baris MySQL, klik tombol Start.
Amati kolom Status. Jika berhasil, status MySQL akan berubah menjadi Running dan teksnya berwarna hijau. Port yang digunakan (biasanya 3306) akan ditampilkan.
Jika gagal, periksa pesan error.
Buka web browser Anda.
Ketik http://localhost/ atau http://127.0.0.1/ di address bar dan tekan Enter.
Anda seharusnya akan melihat Dashboard XAMPP. Ini menandakan Apache web server Anda telah berfungsi.
Dari Dashboard XAMPP, klik menu phpMyAdmin di bagian navigasi (biasanya di kanan atas).
Alternatifnya, ketik http://localhost/phpmyadmin/ di address bar browser Anda.
Anda seharusnya akan melihat halaman login phpMyAdmin (jika diminta, username root tanpa password, atau langsung masuk). Ini menandakan layanan MySQL Anda telah berfungsi.
BAGIAN 3: MENGUJI WEB SERVER DAN PHP
Mengenal Direktori htdocs:
Direktori utama untuk menyimpan file website Anda di XAMPP adalah C:\xampp\htdocs.
Semua file yang akan diakses melalui http://localhost/ harus berada di dalam direktori ini atau sub-direktori di dalamnya.
Membuat File PHP Sederhana:
Buka Text Editor Anda (misal: Notepad++).
Ketik kode PHP berikut:
PHP
<?php
echo "<h1>Selamat Datang Nama_anda!</h1>";
echo "<p>Ini adalah halaman PHP pertama saya.</p>";
echo "<p>Tanggal dan Waktu Server: " . date("Y-m-d H:i:s") . "</p>";
?>
Simpan file ini dengan nama index.php (atau halaman_ku.php) di dalam folder C:\xampp\htdocs\
Catatan: Jika Anda menyimpan dengan nama index.php di dalam htdocs langsung, maka saat mengakses http://localhost/ halaman ini akan otomatis terbuka. Jika Anda ingin membuat folder baru (misal C:\xampp\htdocs\belajar_php\), simpan file di sana.
Mengakses File PHP dari Browser:
Buka web browser Anda.
Jika Anda menyimpan file sebagai index.php di htdocs langsung, akses http://localhost/.
Jika Anda menyimpan di sub-direktori (misal C:\xampp\htdocs\belajar_php\index.php), akses http://localhost/belajar_php/.
Anda seharusnya melihat output dari kode PHP Anda. Ini menandakan Apache dan PHP Anda bekerja dengan baik.
Kembali ke XAMPP Control Panel.
Klik tombol Stop pada baris MySQL.
Klik tombol Stop pada baris Apache.
Pastikan status kedua layanan berubah menjadi Stopped.
F. HASIL PENGAMATAN / ANALISIS
1. Fungsi Apache dan MySQL dalam paket XAMPP
-
Apache berfungsi sebagai web server, yaitu menjalankan dan menampilkan halaman web (HTML, PHP) melalui browser.
-
MySQL berfungsi sebagai sistem manajemen basis data (DBMS) untuk menyimpan, mengelola, dan mengambil data yang digunakan oleh aplikasi web.
2. Alasan XAMPP disarankan diinstal di C:\xampp\ dan bukan di Program Files
XAMPP disarankan diinstal di C:\xampp\ karena:
-
Folder Program Files dilindungi oleh sistem Windows (UAC) sehingga bisa menyebabkan error permission.
-
Beberapa service (Apache & MySQL) bisa gagal berjalan atau sulit dikonfigurasi jika diinstal di Program Files.
-
Path
C:\xampp\lebih sederhana dan mengurangi risiko konflik konfigurasi.
3. Dampak jika Apache dijalankan saat port 80 digunakan aplikasi lain & cara mengidentifikasinya
Jika port 80 sudah digunakan:
-
Apache tidak akan bisa dijalankan
-
Akan muncul pesan error seperti “Port 80 in use”
Cara mengidentifikasi aplikasi yang menggunakan port 80:
-
Melalui XAMPP Control Panel → Config → Netstat
-
Atau menggunakan Command Prompt:
netstat -ano | findstr :80 -
Lalu cek PID aplikasi tersebut di Task Manager
4. Fungsi phpMyAdmin
phpMyAdmin berfungsi sebagai:
-
Alat berbasis web untuk mengelola database MySQL
-
Membuat database, tabel, query SQL
-
Mengedit, menghapus, dan menampilkan data tanpa harus menggunakan command line
5. Penyebab kode sumber index.php tampil di browser
Jika kode PHP tampil sebagai teks:
-
Apache belum berjalan
-
PHP belum terkonfigurasi dengan benar
-
File tidak disimpan di folder
htdocs -
Mengakses file dengan protokol
file://bukanhttp://localhost
6. Cara memverifikasi Apache dan MySQL berjalan dengan baik
Verifikasi dapat dilakukan dengan:
-
Status Apache dan MySQL berwarna hijau (Running) di XAMPP Control Panel
-
Mengakses
http://localhostdi browser (halaman XAMPP muncul) -
Mengakses
http://localhost/phpmyadminuntuk memastikan MySQL aktif
G. KESIMPULAN
XAMPP merupakan paket server lokal yang memudahkan pengembangan aplikasi web dengan mengintegrasikan Apache, MySQL, dan PHP. Apache berperan sebagai web server, MySQL sebagai pengelola database, dan phpMyAdmin sebagai alat manajemen database berbasis web. Instalasi XAMPP di direktori yang tepat serta pengecekan status service sangat penting agar aplikasi web dapat berjalan dengan baik tanpa kendala.
Komentar
Posting Komentar